Cinta atau …

Posted: March 31, 2011 in life story

Ini cerita tentang cinta atau ????. Waktu itu aku SMP dan  Entah darimana berawal aku sudah mulai suka padanya, padahal kalau bisa dibilang seh dia itu galak, pendiam,  ketus, dan pengkritik ulung  yang pernah aku kenal tapi, aku suka. Pernah suatu saat aku melihatnya tersenyum lepas dan ternyata aku suka senyumannya. Dengan tidak jelasnya setiap hari aku memperhatikannya, sampai-sampai tidak bisa konsentrasi untuk belajar. Dengan polosnya aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan menyukainya dan hanya dia yang ada dihatiku. Aku mulai memasuki organisasi yang dia sukai, supaya bisa memandangnya dengan jelas dan dekat dengannya. Aku mulai melakukan hal-hal bodoh yang membuatku terlihat payah di depannya, sugguh sangat memalukan belum lagi ditambah sifatku yang agak hiperaktif dan ceroboh yang semakin membuatku malu. Tapi, itu semua terpatahkan oleh rasa sukaku padanya. Pernah suatu saat aku jarang melihat sosoknya entah kenapa, atau karena akhir-akhir ini aku sering terlambat ke sekolah jadi tidak bisa melihatnya. Lambat laun aku mulai bosan, aku berpikir untuk menyudahinya saja. Tapi, suatu saat ketika aku main tenis dia dan temannya datang dan menyapaku ha…rasanya senang. Jujur aku tak bisa berpaling, aku berpikir dia satu-satunya dan selamanya akan menyukai dia. Suatu waktu ada sebuah lomba dikota kami, yang mengharuskan kami berkemah dan suprisenya dia ada di sana. Aku selalu memperhatikannya dari jauh. Tapi, sifat dinginnya masih saja ada, hari terkakhir ada kerja bakti dan dia juga, aku sempat kesal karena sudah meliat tanganku berdarah-darah karena putri malu dia tidak memperdulikannya, aku hanya mengomel dalam hati. Hari-hari selanjutnya di otakku hanya bagaimana aku bisa ketemu dengannya dan masa SMPku habis hanya dengan menyukainya dan itupun berlanjut waktu SMA, di SMA aku sudah tidak bisa melihatnya entah kemana dia pergi tapi tetap saja aku menyukainya, tapi aku berpikir apa aku benar menyukainya atau hanya mengaguminya karena selama mengenalnya dia seperti menciptakan jarak yang tak bisa terjangkau olehku dan membuatku penasaran padanya dan membuatku mencari petualangan cinta yang lain diluar sana selain dirinya. Alhasil, aku ternyata bisa berpikir bebas tanpanya mengepakkan sayap-sayap cinta dan berpetualang mencari cinta baru. Di perguruan tinggi aku bertemu lagi dengannya dan aku senang tapi juga masih bingung karena jarak itu masih ada. Dan aku mengfinalkan keputusannku bahwa aku hanya kagum, karena dari awal SMP ketika aku melihatnya hanya rasa penasaran yang muncul, penasaran dari sifat dingin yang dia keluarkan. Sekarang dia sudah punya pacar walau sedikit kecewa aku tidak sedih dan tidak cemburu sama sekali. Sekarang aku hanya bisa mengenangnya sebagai cinta pertama atau kagum pertama!????.  Penasaran  terlalu lama membuatku menuggu hingga + 7 tahun lamanya, tapi aku tak kesal karena aku bisa mengerti bagaimana sifat cinta itu sebenarnya, walaupun sampai sekarang aku tak mengerti bagaimana perasaan cinta itu, karena aku belum sama sekali benar-benar mencintai seseorang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s